Mengenal komposisi framing pada fotografi

Seperti yang kita ketahui, ilmu komposisi di fotografi itu utama. Orang dengan kamera secanggih apapun jika tidak optimal dalam mengkomposisi fotonya, hasilnya akan biasa saja. Sebaliknya, jika perangkatnya biasa saja tapi bila fotografernya bisa menghasilkan foto dengan komposisi yang baik tentu akan lebih mantap. Dan tentunya, akan lebih baik jika kita punya keduanya : kamera yang handal dan pengetahuan komposisi yang baik.
Salah satu komposisi yang populer adalah framing , atau err pembingkaian (?) . Untuk teknik lainya , sudah pernah sedikit di review di post tentang komposisi dasar. Framing ini adalah cara komposisi dengan sengaja ‘membingkai’ sebuah object sehingga mata kita langsung tertuju / fokus pada object tersebut. dengan apa ? coba lihat sekitar , kira-kira apa yang bisa dijadikan semacam bingkai untuk mengcover / melingkupi object POI ( Point Of Interest ) . Tidak mesti segi empat seperti bingkai lukisan, bisa jadi berbentuk lingkaran , oval , acak-acakan ( bayangkan dedaunan ) , bentuk tidak semetris dan sebagainya. Use your imagination ! Intinya bagaimana agar viewer foto kita , matanya langsung tertuju ke POI yang kita inginkan.
Beberapa foto framing sebagai inspirasi :

Masih banyak contoh foto framing untuk inspirasi di Google. Ketikkan kata kunci ‘framing photography’ di Google Image Search , pasti dapat ! Oh, coba juga kunjungi galeri TheUppermost . Mereka ini salah satu fotografer wedding/pre-wedding Indonesia yang mempunyai style unik dan pastinya , mereka punya banyak foto dengan teknik framing. Cekidot !
Beberapa manfaat framing
  • Mempermudah mata viewer untuk mencari POI pada foto kita
  • Memberikan efek ruang ketajaman pada foto (Depth Of Field)
  • Memberikan konteks pada foto kita , misal foto saya diatas memberikan konteks lokasi permainan anak-anak.
  • Memberikan faktor wow pada foto , dengan framing yang kreatif dan efektif
Yuk, mari kita memotret lagi !
diambil dari http://fotonela.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar